DaerahKabupaten BuolSulawesi Tengah

Buka Musda VII Nasyiatul Aisyiyah, Pemkab Buol Titipkan Tiga Harapan Besar

73
×

Buka Musda VII Nasyiatul Aisyiyah, Pemkab Buol Titipkan Tiga Harapan Besar

Sebarkan artikel ini

IdSulawesi.com,BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Musyawarah Daerah (Musda) VII Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Buol yang dilaksanakan di Hotel Suryawisata pada Sabtu (15/05/2026).

Dalam kegiatan yang menjadi momentum strategis bagi organisasi otonom Muhammadiyah tersebut, Pemerintah Daerah berharap lahirnya kepemimpinan baru dan program kerja yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Muhammad Singara, S.Ag., M.Si., yang hadir membacakan sambutan tertulis Pemerintah Daerah menegaskan bahwa Musda merupakan ruang evaluasi dan proyeksi untuk menggerakkan potensi perempuan muda di Kabupaten Buol selama empat tahun ke depan.

Ia menitipkan tiga harapan besar, yakni peran Nasyiatul Aisyiyah sebagai mitra strategis pendidikan dan karakter melalui program Profil Pelajar Pancasila, penggerak kesehatan untuk menurunkan angka stunting dan anemia remaja, serta motor penggerak ekonomi kreatif melalui digitalisasi UMKM bagi perempuan muda.

Dalam pidatonya, Muhammad Singara menyampaikan pesan mendalam dari Bupati Buol mengenai pentingnya peran organisasi ini dalam pembangunan daerah.

“Di tangan ibu-ibu dan saudari-saudari muda inilah masa depan keluarga, masyarakat, dan bangsa Buol dipertaruhkan,” tegasnya di hadapan para peserta Musda.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah berkomitmen membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya melalui konsep pembangunan “Tujuh Buol Hebat” yang akan disinergikan dengan berbagai dinas terkait demi menciptakan masyarakat yang berkarakter dan berkeadilan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Sulawesi Tengah, Rifka Yunita, S.Pd., yang turut memberikan sambutan menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan amanah organisasi.

Ia mengingatkan para kader bahwa perjuangan organisasi memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar aktivitas rutin.

“Kita tidak hanya sekadar menjalankan program kerja, tetapi kita sedang membangun peradaban melalui peran aktif di masyarakat. Sinergi antara pimpinan wilayah dan daerah adalah kunci utama keberhasilan kita,” ujar Rifka dari atas podium.

Menutup rangkaian sambutan, Pemerintah Daerah berharap forum ini menghasilkan pemimpin yang amanah dan memiliki semangat kolaborasi yang kuat untuk kemajuan daerah. Sesuai dengan harapan yang disampaikan pada akhir pidato pembukaan, Muhammad Singara menegaskan kembali pesan bagi masa depan perempuan di wilayah tersebut.

“Jadikan forum ini sebagai awal dari langkah nyata untuk memajukan perempuan muda Buol yang beriman, berilmu, dan berdaya,” pungkasnya.***