DaerahKabupaten BuolSulawesi Tengah

Bukan Akibat ‘Buol Terang’, PLN Leok Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

58
×

Bukan Akibat ‘Buol Terang’, PLN Leok Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir

Sebarkan artikel ini

Idsulawesi.com,BUOL – PT PLN (Persero) ULP Leok memberikan klarifikasi tegas mengenai pemadaman listrik bergilir yang dialami masyarakat Kabupaten Buol belakangan ini. PLN memastikan gangguan kelistrikan tersebut murni disebabkan kendala teknis pada sistem pembangkitan dan tidak ada kaitannya dengan program “Buol Terang”.

Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Leok, Dadang Syaifullah, menjelaskan bahwa kenaikan daya pascapenambahan titik baru dari program Buol Terang tidak berdampak signifikan terhadap pemakaian beban pada sistem kelistrikan PLN secara keseluruhan.

“Saat ini, kenaikan daya listrik setelah penambahan titik baru (Buol Terang) tidak berdampak signifikan dengan pemakaian beban di sistem kelistrikan PLN,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pemadaman bergilir terjadi akibat sistem Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Leok yang sedang mengalami defisit daya. Hal ini disebabkan oleh sejumlah unit mesin pembangkit mengalami gangguan teknis serta sedang menjalani proses pemeliharaan rutin.

Beberapa unit mesin yang rusak saat ini telah masuk dalam tahapan perbaikan, sementara sisanya masih menunggu kedatangan suku cadang (sparepart).

Guna mengatasi krisis kelistrikan tersebut, pihak manajemen PLN telah mendatangkan 7 unit mesin emergensi yang tiba di Kabupaten Buol pada Rabu (14/10/2026) lalu. Saat ini, mesin-mesin cadangan tersebut tengah dalam proses instalasi agar bisa menyuplai daya ke dalam sistem secara bertahap.

“Berdasarkan perencanaan dari divisi pembangkitan, diharapkan tidak ada kendala berarti hingga akhir bulan ini agar seluruh mesin cadangan dapat beroperasi penuh,” tambahnya.

PLN menargetkan krisis listrik dan skema pemadaman bergilir baik siang maupun malam dapat teratasi sepenuhnya pada akhir Oktober ini.

Mewakili manajemen PT PLN (Persero), Dadang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan di Kabupaten Buol atas ketidaknyamanan yang terjadi. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan menyikapi situasi ini dengan bijak.

Ia juga menegaskan bahwa petugas teknis PLN terus bekerja ekstra keras selama 24 jam nonstop untuk mempercepat pemulihan dan memastikan sistem kelistrikan di Kabupaten Buol kembali stabil.***