IdSulawesi.com,Gorontalo– Program ambisius Presiden terpilih Prabowo Subianto dalam mewujudkan 3 juta rumah untuk rakyat mulai menampakkan gaungnya dari wilayah timur Indonesia.
Di Gorontalo, Dewan Pimpinan Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) bersama BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo dan Bank SulutGo (BSG) Cabang Gorontalo resmi menjalin kolaborasi strategis untuk mempercepat realisasi program nasional tersebut.
Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari dua nota kesepahaman penting. Pertama, kerja sama antara Ketua DPD REI Gorontalo Kristina Bahsoan dan Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo Widhi Nia, yang difasilitasi oleh Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Makassar.
Kedua, implementasi lokal dari MoU nasional antara BPJS Ketenagakerjaan Pusat dan BSG Pusat yang ditandatangani di Manado, Selasa (15/07/2025).
Lewat kolaborasi ini, para peserta BPJS Ketenagakerjaan di Gorontalo kini memiliki akses lebih mudah untuk memiliki rumah layak melalui KPR yang difasilitasi oleh BSG dan disediakan oleh para developer anggota REI, yang berjumlah 173 pengembang tersebar di seluruh Provinsi Gorontalo.
“Program ini baru dimulai, tapi antusiasme luar biasa. Sampai hari ini, sudah mencapai kurang lebih 600 calon pemilik rumah yang memverifikasi berkas mereka melalui developer anggota REI. Ini bukti nyata bahwa masyarakat butuh solusi, dan kita siap menyediakannya,” ungkap Kristina Bahsoan.
Sebagai bentuk insentif, pembeli rumah melalui skema ini akan mendapatkan bonus pagar hingga dapur, sesuai ketentuan yang telah disepakati oleh REI, BPJS Ketenagakerjaan, dan BSG. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri yang memperbesar minat pekerja untuk segera mengambil rumah.
Tomy Gobel, Pimpinan BSG Cabang Gorontalo, menegaskan kesiapan pihaknya sebagai bank pelaksana KPR.
“Sebagai bank daerah, kami punya komitmen kuat untuk membantu mewujudkan kesejahteraan pekerja melalui akses pembiayaan perumahan yang terjangkau dan terpercaya,” tegasnya.
Meskipun baru pada tahap awal promosi melalui distribusi brosur kepada karyawan swasta, respons yang diterima sangat menggembirakan. Pendataan peminat dan distribusi ke developer dilakukan secara terpusat melalui DPD REI, berdasarkan pilihan lokasi perumahan masing-masing karyawan.
Sementara itu, Menurut Venli Silangan, program ini punya potensi untuk menjadi lompatan besar dalam dunia perumahan nasional.
“Kalau Gorontalo bisa menggerakkan ini lebih masif, kita akan jadi contoh dari timur bahwa program 3 juta rumah bukan sekadar janji, tapi bisa jadi realita. Saya yakin ini akan booming,” tegasnya.
Ke depan, DPD REI Gorontalo juga tengah mempersiapkan MoU lanjutan dengan BRI Cabang Gorontalo dan BTN Cabang Gorontalo, untuk memperluas jangkauan segmen pengguna, termasuk dari kalangan instansi pemerintah dan swasta lainnya.
Seluruh progres kegiatan ini telah dilaporkan secara berkala kepada DPP REI, sebagai bentuk akuntabilitas dan sinergi organisasi secara nasional.
Langkah besar ini menjadi bukti bahwa dari timur Indonesia, semangat membangun rumah untuk rakyat benar-benar dimulai. REI Gorontalo siap all out, mewujudkan mimpi jutaan rakyat Indonesia untuk memiliki rumah yang layak dan terjangkau.
(Aan)











